Connect with us

Berita Umum

SEMMI dan PERISAI DKI dukung Anies Baswedan menjalankan program demi kemajuan DKI Jakarta.

Published

on

Jakarta, – Organisasi serumpun Syarikat Islam, yakni Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) melakukan aksi demonstrasi mendukung gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di depan Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

“Kami sebagai organisasi mahasiswa serumpun Syarikat Islam mendukung penuh gubernur DKI Anies Baswedan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab untuk menuntaskan segala persoalan di ibukota dan menunaikan segala janji beliau,” tegas Koordinator Lapangan, Senanatha dalam orasinya.

Senanatha mengatakan sekarang sudah saatnya mahasiswa bersatu untuk mendukung seluruh kebijakan dari gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi banjir dan macet yang menjadi permasalahan utama di DKI.

“Namun, sangat disayangkan persoalan banjir di Jakarta yang sudah terjadi sejak zaman kolonial malah dipolitisasi. Buktinya, gubernur Anies Baswedan dibully di media sosial oleh mereka yang tidak tinggal di DKI ataupun warga DKI,” tambah Sena yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum SEMMI Cabang Jakarta Pusat.

Hampir sama dengan SEMMI, dalam orasinya Pimpinan Wilayah PERISAI DKI Jakarta juga mendukung penuh gubernur Anies Baswedan dalam menjalankan program-program nya demi kemajuan DKI Jakarta.

“Sebagai pemuda yang bernaung dibawah Syarikat Islam, PERISAI akan selalu mendukung upaya gubernur DKI Anies Baswedan untuk melaksanakan semua janji beliau serta visi misi yang beliau sampaikan sewaktu kampanye dulu,” tukas Ketua Umum Pimpinan Wilayah PERISI DKI Jakarta, Fikrie Firdauzi.

Fikrie menambahkan gubernur Anies Baswedan sudah serasa gubernur Indonesia. Bagaimana tidak, setiap hari ada-ada saja oknum yang membully Anies, bahkan tidak hanya orang Jakarta saja yang bully Anies.

“Jangan sampai bully yang dilakukan oleh mereka yang bukan orang Jakarta atau tidak tinggal di Jakarta melemahkan semangat gubernur Anies Baswedan untuk membenahi Jakarta. Maju kotanya, bahagia warganya,” tutup Fikrie.

Hadir diatas mobil sound PERISAI dan SEMMI yang juga manyampaikan dukungannya kepada Anies Baswedan yakni tokoh Betawi, diantaranya Rahmat HS dan Eky Pitung dari Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Continue Reading

Berita Umum

KOMPAK gerudug KEJAGUNG agar tuntakan Kasus Korupsi Bansos 18 M di KalTim

Published

on

By

Jakarta- Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung Selasa, 16/3/2020.

Dalam orasinya, Saibal Putra selaku kordinator aksi meminta Jaksa Agung segera menuntaskan kasus Korupsi Bansos di Kutai Barat Kaltim sebesar Rp 18 milyar lebih.
” Kami desak Kajagung segera periksa dan panggil Kajari Kutai Barat dan Samarinda Kaltim untuk mempertanggung jawabkan jabatannya karena tidakmampu menuntaskan dan menindaklanjuti fakta persidangan terpidana Prof Tedjo yang telah di hukum 6,6 tahun penjara yang sebelumnya telah menyatakan di persidangan bahwa bukan dia saja yang menikmati uang haram tersebut, ada 3 orang lagi anggota DPRD Kaltim 2009-2014 yang menerima aliran dana 4 milyar lebih” ujar Saibal di lokasi aksi 16/3/2020

“Kita tidak ingin pandangan publik semakin buruk terhadap citra kejaksaan, karena banyak kasus-kasus korupsi yang ditangani kejaksaan jalan ditempat, beda dengan kasus yang ditangani KPK, sebut saja kasus yang diusut KPK korupsi berjamaah anggota DPRD Sumut era terpidana Gatot Pujonugroho, sudah 38 orang terpidana, juga kasus korupsi berjamaah anggota DPRD Malang” Ujar Ibal panggilan akrabnya.

” Kami hari ini menyampaikan pendapat sekaligus membuat surat resmi ke Jaksa Agung, Ketua Komisi Hukum DPR dan Waka Korpolkan DPR RI serta ke Presiden RI, agar kasus-kasus seperti ini jangan “menguap” dan hilang ditelan waktu” terang Putra asli Medan ini.

Dalam tuntutannya, KOMPAK meminta agar Jajsa Agung memeriksa dan meminta ketegasan Kajari Samarinda dan Kutai Barat Kaltim mengapa sampau saat ini tidak mampu menetapkan Tersangka 3 Anggota DPRD Kaltim 2009-2014 yang salah satunya masih terpilih dan duduk kembali di DPRD Kaltim berinisial MA dari Partai Hanura.

“Kita mau tau, Kekuatan besar mana yang selama ini melindungi 3 anggota DPRD ini hingga sampai saat ini masih belum ditetapkan tersangka oleh Kejari” tutup Pria ini.

Continue Reading

Berita Umum

Organisasi Mahasiswa Didorong Ikut Berdayakan Ekonomi

Published

on

By

JAKARTA, KOMPAS.com – Organisasi kemahasiswaan dipandang perlu lebih meningkatkan peran serta mereka dalam bidang pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang sosial dan ekonomi.

Lewat bidang ini, kontribusi mereka di tengah masyarakat akan semakin terasa. Ini terutama dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi yang lebih baik lagi.

“Gerakan perubahan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya di jalur politik, tapi juga di bidang sosial dan ekonomi, agar kontribusi generasi muda terhadap pembangunan Indonesia semakin nyata dan kian besar,” kata Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel dalam keterangannya, Selasa (3/3/2020).

Rachmat menuturkan, masih banyak potensi ekonomi Indonesia yang belum tergarap secara optimal, seperti kegiatan ekonomi berbasis budaya. Dengan keragaman budaya dan tradisi Indonesia, potensi ekonomi di sektor ini sangat besar.

“Budaya dan produk budaya ini sangat membutuhkan ide-ide kreatif, sehingga mempunyai nilai ekonomi, dan potensinya sangat besar. Banyak negara, seperti Jepang dan Korea Selatan telah berhasil mengembangkan tradisi dan budaya mereka menjadi bernilai ekonomi yang tinggi, dan potensi ini juga ada di Indonesia,” terang Rachmat.

Menurut dia, pengembangan ekonomi berbasis budaya ini juga bisa menjadi jalur yang efektif untuk pemerataan ekonomi.

Pun untuk bisa lebih meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan, organisasi kemahasiswaan perlu mendorong dan membantu peningkatan semangat kewirausahaan para anggotanya.

Merancang berbagai program kerja sama dan pelatihan dengan pelaku industri yang sudah mapan adalah salah satu pilihan dalam upaya meningkatkan semangat kewirausahaan.

“Kalangan mahasiswa perlu melakukan reposisi, untuk tidak lagi bercita-cita hanya mencari pekerjaan, tapi bagaimana menciptakan lapangan kerja. Ini membutuhkan semangat kewirausahaan yang tinggi,” ungkap Rachmat.

Rachmat juga menyinggung potensi industri halal yang berpeluang untuk digarap oleh generasi muda. Baik di Indonesia maupun global, industri halal saat ini mengalami perkembangan pesat dan menjadi salah satu sektor yang banyak dikembangkan negara lain, termasuk negara yang mayoritas penduduknya bukan muslim.

“Pengembangan industri halal ini juga adalah peluang besar yang perlu mendapat perhatian dari organisasi kemahasiswaan,” kata Rachmat.

sumber: kompas.com

Continue Reading

Berita Umum

Datangi KPAI, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda : KPAI jangan terjebak pada kondisi pelemahan psikologis lembaga.

Published

on

By

Jakarta, Aliansi pemuda dan Mahasiswa yang terdiri dari gabungan organisasi, diantaranya PP Perisai, PP Wanita Perisai, LKMI PB HMI, Perempuan Candradimuka, DPP IPTI, PB SEMMI dan PP SEPMI mendatangi kantor KPAI yg bertempat di jalan Teuku umar, Jakarta Pusat (28/02).

Aliansi pemuda dan mahasiswa tersebut melakukan proses klarifikasi dan bertabayun kepada pihak KPAI akibat statement salah seorang komisioner yaitu Ibu Sitti hikmawaty yang menyatakan bahwa “perempuan dan laki-laki dapat hamil secara tidak langsung di dalam kolam renang”

Dalam proses klarifikasi tersebut, Harjono selaku koordinator aliansi mahasiswa dan pemuda yang juga Sekjen PP Perisai mencoba meminta penjelasan secara langsung kepada komisioner KPAI terkait kronologis, Tupoksi KPAI, langkah KPAI dan capaian kerja KPAI selama ini.

Tampak hadir didalam ruangan tersebut Ibu Siti Hikmawatty dan Bapak Jasra yang juga merupakan komisioner kpai

Selain meminta penjelasan terkait viralnya statement tersebut, perwakilan dari mahasiswa dan pemuda juga memberikan masukan serta saran terkait pentingnya penguatan kinerja KPAI kedepan.

“Saya rasa, KPAI saat ini harus tetap konsentrasi pada pekerjaan Utamanya, karena ada sekitar 83 juta anak yang di urus dalam pengawasan pemenuhan dan penyelenggaraan hak anak” ungkapnya.

Harjono juga menambahkan bahwasanya KPAI jangan terjebak pada kondisi pelemahan psikologis lembaga dan tetap melakukan komunikasi lintas lembaga dalam perspektif Ketahanan Negara.

“Jangan terjebak pada penyudutan atau pelemahan lembaga sehingga psikologis KPAI terganggu dalam pelaksanaan kinerjanya, karena Anak-anak Indonesia merupakan Aset bangsa Indonesia kedepan dan hal ini merupakan bagian dalam upaya mewujudkan Ketahanan Negara.” Tegas nya.

Terkait pernyataan KPAI yang viral tersebut Harjono menjelaskan bahwa KPAI sudah meminta maaf kepada publik dan mencabut statement tersebut.

Harjono menjelaskan bahwa masyarakat perlu melihat permasalahan yang terjadi ini secara utuh tidak hanya sepenggal kejadian saja dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyetop tindakan pelemahan lembaga KPAI serta menyerukan agar tetap mendukung KPAI untuk terus melakukan perlindungan terhadap anak khususnya dalam kasus narkoba, prostitusi, asap rokok, perdagangan dan eksploitasi Anak.

“Mari kita semua stop pelemahan psikologis lembaga KPAI, mari kita bersama-sama tetap mendukung dan memberikan semangat agar KPAI tetap bekerja melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya narkoba, prostitusi, asap rokok dan lain sebagainya” ujarnya

Menurut nya ada hikmah dibalik semua kejadian ini karena meskipun kontroversi namun Harjono yakin pasti ada kalangan akademisi yang akan membahas kasus ini lebih komprehensif sesuai dengan keilmuan nya.

“Kalau kami dari kalangan mahasiswa dan pemuda yang mempunyai pemikiran kritis pastinya akan selalu mengkaji keniscayaan-keniscayaan yang ada di dunia, meskipun hal tersebut hampir tidak mungkin terjadi namun ini menjadi hal yang menarik bagi kami.” Ujarnya.

“Kami juga menemukan jurnal ilmiah yang merupakan kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu, bahkan di luar negeri ada ribuan jurnal dengan kualitas scopus, namun di Indonesia sendiri baru satu jurnal yang ada keterkaitan nya dengan hal ini, oleh karena itu menurut kami ini yang akan menjadi pemicu kalangan akademis dan para ilmuwan untuk meneliti lebih lanjut” imbuhnya.

Continue Reading

Trending